Sari Kedelai Sehat - Marketing

Latest

Senin, 09 April 2018

Sari Kedelai Sehat




Hai..., selamat datang di Toko kami, kami menyediakan beberapa minuman sehat yang mengandung banyak manfaat bagi kesehatan.

Kami menjual Sari Kedelai yang enak.

Sari Kedelai adalah semacam minuman yang dibuat dari kedelai, dan disebut susu karena minuman ini berwarna putih kekuningan mirip dengan susu. Susu ini juga dikenal sebagai susu kedelai di Indonesia. Susu kedelai lazim sebagai hidangan sarapan pagi bersama dengan penganan lainnya seperti youtiao. 

Toko kami juga menjual Sinom.

Minuman lezat ini dibuat dari campuran air, asam Jawa, daun asam muda alias sinom, gula asli dan juga kunyit. Jamu yang berwarna kuning gelap ini bisa disimpan selama tujuh hari setelah pembuatannya lho, tentu jika Anda tidak menggunakan pengawet. Sinom ini bisa disajikan secara hangat maupun dingin dengan menggunakan es batu lho, dan keduanya masih akan terasa menyegarkan.

Harga Sari Kedelai dan Sinom:

1. Kecil = 1.000,-
2. Besar = 4.000,-


Pada dasarnya, kacang kedelai dibedakan berdasarkan warna, dari kedelai kuning, kedelai hitam, dan kedelai hijau. Dua terakhir adalah jenis yang umum dikenal masyarakat Indonesia sebagai bahan baku pengolahan tahu dan tempe. Nyatanya, walau kedelai menjadi sumber protein nabati utama rakyat, Indonesia mendapatkan sebagian besar pasokannya dari Amerika Serikat, negara yang sejak tahun 1950-an sudah memegang prestasi sebagai pemasok kedelai dunia.

Kedelai mulai dikenal di daerah Manchuria, Tiongkok, sekitar tahun 2838 sebelum Masehi, yang tercatat dalam jurnal Chinese Materia Medica yang ditulis oleh Kaisar Sheng Nung.  Kedelai menjadi bagian dari 5 tanaman utama di daratan ini, bersama padi, gandum, barley (jali), dan millet (jawawut). Kedelai disantap segar atau diolah menjadi produk fermentasi atau produk kering.
Kedelai lalu meneruskan perjalanannya ke Jepang, sekitar abad ke-6. Sebelum mendominasi diet masyarakat Jepang, kedelai merupakan produk impor dalam bentuk minyak di tahun 1894-1895.

Di Eropa, kedelai adalah tanaman yang mereka kenali melalui karya tulis seorang ahli botani Jerman di tahun 1712. Kedelai diduga masuk ke Eropa melalui penanamannya di Prancis,  sekitar tahun 1740. Dari sini, kedelai lalu lekas menarik perhatian dunia.
Amerika baru mengenal kedelai pada tahun 1765, yang ditanam  di tanah Pennsylvania. Bibit-bibit kedelai ini kiriman dari Tiongkok, Jepang, India, Manchuria, Korea, dan Jepang. Versi lain menyebut, kedatangan ini terjadi di tahun 1851, melalui bibit yang disimpan oleh orang Amerika yang terselamatkan di Laut Pasifik di tahun 1850.

Sisi kebaikan kedelai yang tinggi protein dan bisa menjadi bahan baku minyak baru ditemukan lewat penelitian George Washington Carver di tahun 1904. Penemuannya ini  membantu menekan keran impor minyak ke Amerika yang saat itu menyentuh sekitar 40% kebutuhan domestik. Pemerintah lalu mendorong petani untuk menanamnya secara besar-besaran sebagai andalan pakan ternak.

Kebutuhan kedelai makin meningkat saat memasuki Perang Dunia II, di mana perekonomian membaik dan pakan kedelai makin dibutuhkan untuk memenuhi berkembangnya industri ternak untuk rakyat yang mulai bisa memanjakan diri dengan hidangan daging-dagingan. Penanaman masif lainnya adalah canola, tanaman yang diperkenalkan oleh Kanada.

Pada tahun 1919, William Morse dan rekan mendirikan American Soybean Association. Di tahun 1929, ia berada di Cina selama dua tahun untuk mengumpulkan bibit kedelai, dan membawa pulang 10.000 varietas untuk diteliti demi memperbaiki kondisi kedelai yang sudah ada.  Khusus di industri pangan, kedelai umumnya diolah menjadi shortening, margarin, dan minyak sayur. Tiongkok, sebagai negeri kelahiran kedelai, justru kini penikmat terbesar kedelai Amerika, diikuti Jepang.

Sulit menilai jenis kedelai mana yang lebih unggul dari sisi gizinya. “Nilai kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan asam amino kedelai akan bergantung pada bibit, tanah penanaman, hingga cara pengolahannya,” ujar Prof. Dr. Ir. Mary Astuti, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gajah Mada, sekaligus figur akademis yang mempelajari kedelai secara khusus.

Yang pasti, kedelai sangat digemari kalangan vegetarian. Kacang-kacangan, termasuk kedelai, diketahui sebagai sumber protein alternatif selain protein hewani. Selain itu, kedelai juga mengandung lemak, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk tubuh. Sebanyak 25% lemak pada kedelai merupakan asam lemak tak jenuh yang tidak mengakibatkan penyakit kolesterol. Bahkan, konsumsi kedelai secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dan membantu mencegah penyakit jantung.

Kandungan isoflavon kedelai yang tinggi baik untuk mereka yang menghadapi menopause. Isoflavon dapat berperan sebagai pengganti hormon estrogen, sehingga gejala menopause seperti hot flashes bisa dihindari.

Antosianin dalam kedelai hitam juga dipercaya melindungi kerusakan sel pembuluh darah. Zat ini pun berfungsi menghambat perkembangan sel tumor dan sebagai senyawa anti-inflamasi yang mencegah kerusakan otak. Kandungan antosianin dalam kedelai hitam ternyata lebih banyak dibanding blueberry yang lebih populer sebagai sumber antosianin.(f)


Manfaat Susu Kedelai Untuk Kesehatan

Berikut adalah manfaat susu kedelai untuk kesehatan Anda.

1. Menurunkan Kolesterol

Salah satu manfaat susu kedelai adalah untuk menurunkan kolesterol. Susu kedelai memiliki kemampuan untuk meningkatkan profil lipid darah. Tidak seperti susu sapi, yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol, lemak susu kedelai sebagian besar tak jenuh dan nol kolesterol. Asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang ditemukan dalam kedelai juga dapat menghambat penumpukan kolesterol dalam aliran darah.
Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan rutin kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah. Hal itu membuat susu kedelai menjadi minuman yang ideal bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi atau memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner.

2. Mengurangi tanda penuaan dini

Manfaat susu kedelai selanjutnya adalah berkurangnya tanda penuaan. Fitoestrogen yang terkandung dalam kedelan mampu menghasilkan estrogen lebih banyak untuk tubuh, sehingga keriput dan garis halus cepat memudar.

3. Memperkilau rambut

SUsu kedelai mengandung banyak sekali nutrisi, mulai dari protein, kalsium, zat besi, kalsium, serta vitamin B. Semua manfaat susu kedelai ini sangat baik untuk rambut.
Semua nutrisi di atas tadi juga cocok untuk rambut Anda yang rontok karena asupan protein, kalsium, zat besi, dan vitamin B sangat tepat dikonsumsi mereka yang rambutnya rontok.

4. Menurunkan berat badan

Salah satu manfaat susu kedelai lainnya adalah jumlah kalori yang kecil dibanding susu sapi. Dengan ini, susu kedelai cocok untuk diet dan mereka yang bergaya hidup vegetarian.
Selain itu, asam lemak tak jenuh tunggal dalam susu ini dapat mencegah penyerapan lemak pada usus, sehingga berat badan bisa terjaga.

Manfaat Susu Kedelai Untuk Diet

Sudah jadi rahasia umum bahwa salah satu manfaat susu kedelai adalah kemampuannya menurunkan berat badan. Sebenarnya, tidak serta merta ketika Anda mengonsumsi susu kedelai lalu berat Anda turun. Hal ini bisa dilakukan dengan mengganti salah satu asupan harian Anda dengan susu kedelai.
Manfaat susu kedelai untuk diet yang pertama adalah soal jumlah kalorinya yang kecil dibanding susu sapi. Segelas susu kedelai hanya memiliki 80 kalori. kandungan gulanya per cangkir hanya 7 gram saja. Hal ini membuat susu kedelai lebih baik dari susu skim.
Selain itu, manfaat susu kedelai untuk diet lainnya adalah soal penyerapan lemak. Asam lemak dalam susu kedelai bisa membantu pencernaan untuk menyerap lemak. Hal ini bisa membantu menurunkan berat badan dengan lebih efektif. Selain itu, manfaat susu kedelai untuk diet bisa maksimal kita dapat karena konsumsi susu kedelai membuat kita kenyang lebih lama.

Manfaat Susu Kedelai untuk kulit dan kecantikan

Salah satu manfaaat susu kedelai ada di aspek kecantikan dan peremajaan kulit. Berikut deretan manfaat susu kedelai untuk kecantikan dilansir dari Style Craze.

1. Melembapkan kulit
Manfaat susu kedelai untuk kecantikan yang pertama adalah melembapkan kulit. Dari dalam, susu kedelai mampu membuat tubuh tidak mudah dehidrasi yang jadi pemicu kulit kering, serta mengurangi minyak berlebih di wajah.

2. Mengurangi tanda penuaan dini
Manfaat susu kedelai selanjutnya adalah berkurangnya tanda penuaan. Fitoestrogen yang terkandung dalam kedelan mampu menghasilkan estrogen lebih banyak untuk tubuh, sehingga keriput dan garis halus cepat memudar.

3. Memperkilau rambut
SUsu kedelai mengandung banyak sekali nutrisi, mulai dari protein, kalsium, zat besi, kalsium, serta vitamin B. Semua manfaat susu kedelai ini sangat baik untuk rambut.

Semua nutrisi di atas tadi juga cocok untuk rambut Anda yang rontok karena asupan protein, kalsium, zat besi, dan vitamin B sangat tepat dikonsumsi mereka yang rambutnya rontok.

4. Menurunkan berat badan
Salah satu manfaat susu kedelai lainnya adalah jumlah kalori yang kecil dibanding susu sapi. Dengan ini, susu kedelai cocok untuk diet dan mereka yang bergaya hidup vegetarian.

Selain itu, asam lemak tak jenuh tunggal dalam susu ini dapat mencegah penyerapan lemak pada usus, sehingga berat badan bisa terjaga.

1 komentar: